5 Hal Tentang Program Keselamatan 2020, Calon Peserta Wajib Tahu

Berita

Menyikapi dampak pandemi Covid-19 di tanah air , Korlantas Polri meluncurkan “Program Keselamatan 2020” untuk meringankan pekerja transportasi umum.

Program ini merupakan inisiatif dari Institusi Kepolisian RI untuk memberikan bantuan kepada awak transportasi umum sebagai salah satu dari 6 program bantuan tambahan yang dikeluarkan pemerintah, seperti dikemukan Presiden Jokowi pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta 9 April 2020 lalu.

  1. Siapa saja yang berhak mengikuti program ini ? Kepala Korp Lalu Lintas, Irjen. Pol. Drs. Istiono, MH menyatakan total peserta program ini mencapai 197.256 ini merupakan pengemudi bus, taksi, angkot, ojek konvensional, andong, becak, kernet, supir bajaj, dan supir rental.
  1. Bagaimana cara pendaftaran Program Keselamatan ? Para calon peserta mendaftar ke masing-masing polda
  1. Berapa lama dan dimana Program Keselamatan Dilaksanakan? Selama tiga bulan ini mulai serentak per 15 April 2020 di 34 provinsi dan pemberian pelatihan akan diberikan sampai tingkat Polres.
  1. Apa yang bisa dipelajari peserta dalam pelatihan di “Program Keselamatan” ? Peserta akan diberikan pelatihan mengenai tata tertib lalu lintas. Materinya mulai dari protokol pencegahan COVID-19, safety riding, etika berlalu lintas. Pemberian pelatihan dilakukan secara online melalui aplikasi video conference.
  1. Apa manfaat “Program Keselamatan” bagi peserta pelatihan? Setiap peserta nantinya akan mendapat bansos senilai Rp 600.000 per orang per bulan dan diberikan selama tiga bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *