Alami Laka Lantas, Pemuda Asal Bekasi Meninggal Dunia di Bali

Berita Peristiwa

Bali. Seorang pemuda tewas akibat mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Jumat (1/1/21) pagi ini.

Koordinator Ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dewa Mahendra menuturkan, akibat laka lantas yang dialami, MRH (23) tewas di lokasi kejadian dalam peristiwa yang belum diketahui kronologis pastinya ini.

“Korban adalah MRH usia 23 tahun, asal Komplek Pondok Cemara, Bekasi, Jawa Barat, kondisinya meninggal dunia, kejadiannya sekitar jam 5 pagi,” ungkap Dewa.

Oleh petugas ambulans jenazah BPBD Denpasar, jasad MRH dimasukkan ke dalam kantong mayat kemudian dievakuasi menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar, Bali.

“Ambulance Pantastis BPBD Kota Denpasar dari Pos Juanda merapat ke TKP. Korban meninggal dunia, dievakuasi ke KMJ RSUP Sanglah,” bebernya.

Sebelum kejadian di atas tersebut, laka lantas juga terjadi di Jalan Trenggana, Penatih, Denpasar Timur sekitar pukul 04.20 Wita.

BPBD mengarahkan Ambulans PSC BPBD Kota Denpasar dari Pos GSD merapat ke TKP.

Sesampai di TKP didapati korban luka-luka, yang adalah IKS (28) beralamat Jalan Seroja Gang Windu No.13 dalam pengaruh alkohol.

“Kondisi dalam pengaruh alkohol, luka sobek di kelopak mata bagian kanan dan luka sobek pada dagu dan lutut kanan. Korban dirujuk ke RSUP Sanglah,” jelasnya.

Selain itu, pada malam pergantian tahun baru pukul 00.18 Wita, kecelakaan lalu lintas di Jalan Gatsu Tengah, Denpasar Utara, ada 4 korban luka-luka dalam kejadian ini.

BPBD mengarahkan Ambulance PSC BPBD Kota Denpasar dari Pos GSD merapat ke TKP, namun keempat korban menolak untuk dibawa ke rumah sakit. 

“Korban berjumlah empat orang, dari 4 orang korban satu orang yang didapati identitasnya, yakni IPGS (22) asal Jalan Patih Nambi mengalami luka-luka, sedangkan 3 korban lain juga luka-luka, mayoritas mengalami memar, sobek dan lecet, satu diantaranya pengaruh alkohol,” terang Dewa.

“Keempat korban menolak untuk di rujuk ke Rumah Sakit dan merawat luka di TKP,” pungkasnya.

sumber Tribun Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *