Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Sanggau Kalbar Patroli di Daerah Rawan Lakantas

Berita Keselamatan 2020

Sanggau, Kalbar. Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi, Satlantas Polres Sanggau melakukan patroli di daerah yang rawan terjadinya lakalantas di Tikungan Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kamis 5 November 2020.

“Jadi tidak hanya giat preemtif tapi juga lebih meningkatkan giat preventif seperti pengaturan lalu lintas, patroli rawan macet dan rawan laka,”kata Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Sefyna, Jumat 6 November 2020.

Kasat menjelaskan patroli rawan laka lantas ini memang rutin dilaksanakan, namun dengan adanya operasi zebra Kapuas tahun  2020 dilakukan lebih ekstra lagi dengan harapan untuk menekan kecelakaan lalu lintas.

“Untuk diluar kota Sanggau kita laksanakan juga seperti di Simpang Tanjung, Simpang Sosok dan Simpang Ampar,”tuturnya.

Selain itu, lanjut Kasat, pihaknya berasama Polsek jajaran Polres Sanggau juga memberikan imbauan dimana tempat masyarakat berkumpul baik dijalan atau pasar, membagikan masker, brosur dan stiker ayo pake masker. 

Sebelumnya diberitakan, Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Sefyna menyampaikan bahwa Satlantas  Polres Sanggau tidak menerapkan sangsi tilang ataupun target tilang kepada pengendara dalam operasi zebra Kapuas tahun 2020, Namun lebih mengedepankan simpatik dan edukasi.

“Operasi zebra tahun ini dalam pelaksanaannya lebih  mengedepankan persuasif dan humanis, Tidak ada tilang,”katanya, Minggu 1 November 2020.

Dikatakanya, Operasi zebra dimulai dari tanggal 26 Oktober sampai dengan hingga 8 November 2020. 

Ada delapan prioritas pelanggaran terkait operasi tersebut yakni tidak menggunakan helm, bonceng tiga, Kenalpot Brong (Bising), tidak menggunakan sabuk keselamatan, melawan arus, menggunakan Hp saat berkendara, Kelebihan muatan, dan over dimensi. 

Untuk itulah, Kasat mengimbau kepada para pengendara agar tidak lupa menggunakan masker saat berkendara dan lengkapi kelengkapan kendaraan.

Jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan. 

“Tetap selalu mematuhi aturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Lengkapi surat menyurat kendaraan serta taati protokol kesehatan, seperti memakai masker,”katanya.

Selain itu, pihaknya juga membagikan masker, stiker dan brosur.

“Itu sebabnya, kami lebih menekankan pada protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19,”tuturnya.



Sumber pontianak.tribunnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *