Aturan PSBB, Angkot Hanya Boleh Membawa 5 Penumpang dan 1 Sopir

Berita

Dalam Operasi Yustisi hari ini (22/09) di Jakarta seorang sopir angkot di Tanah Abang protes karena membawa 6 penumpang. Sang sopir angkot sempat bersitegang dengan petugas gabungan, lalu bagaimana sebenarnya aturan mengangkut penumpang untuk kendaraan angkot?

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo menerangkan bahwa angkot hanya boleh membawa 5 penumpang plus 1 sopir.

“Penjabaran dari 50 persen itu ada aturannya. Misalnya, angkot yang tempat duduknya berhadapan itu hanya boleh satu sopir, tiga penumpang sebelah kanan, dan dua penumpang sebelah kiri. Untuk bajaj itu juga hanya boleh satu (sopir), satu (penumpang),” kata Sambodo kepada wartawan di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2020).

Menurut Sambodo komposisi duduk penumpang angkot seharusnya di sisi sebelah kiri dua penumpang karena biasanya empat penumpang. Di sebelah kanan biasanya enam orang, jadi tiga penumpang. Jadi total ada lima dan satu sopir.

“Mengenai sanksinya sendiri memang di dalam Pergub 79 sanskinya tidak ditunjukkan kepada driver, tapi sanksi ditunjukkan kepada pelaku usaha. Artinya pemilik dari angkutan tersebut,” pungkas Sambodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *