Awasi Penerapan Protokol Kesehatan di Mal, Sejumlah Polwan Polresta Depok Dikerahkan

Berita

Polres Depok lebih mengedepankan Polwan dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan di mal-mal Kota Depok yang sudah dibuka kembali sejak hari ini.

Tujuan utama pengawasan oleh polisi-TNI di mal adalah mendisiplinkan pengunjung ataupun pengelola untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“(Jumlah personel yang diturunkan) di mal ada 1 kompi 100 (personel), 15-25 (personel) di satu mal dari Polres, sebagian besar Polwan, karena kayaknya ya prediksi kita yang belanja pertama kali kayanya emak-emak, makanya kita menurunkan (Polwan),” jelas Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah.

Selain polisi, TNI dikerahkan untuk mengawasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di masa transisi menuju new normal ini. Paling tidak ada 10 anggota TNI yang melakukan penjagaan di mal.

Polisi dan TNI juga akan mengawasi sejauh mana pengelola mal menerapkan pembatasan pengunjung. Sebagaimana dalam ketentuan, mal harus membatasi pengunjung maksimal 50 persen agar tidak terjadi kerumunan.

“Sekat berikutnya yang paling penting pengelola juga mau, tapi yang paling penting lagi masyarakat itu sendiri sebenarnya yang harus sadar menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Azis.

Lebih lanjut, Azis menilai mal-mal yang siap beroperasi kembali sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti menyiapkan hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh.

Kemudian, ia juga menyarankan pengelola agar pengaturan pengunjung yang akan masuk tidak dilakukan di lobi. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan di lobi mal.

sumber : ntmcpolri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *