Bawa Kabur Mobil Curian ke Aceh, Seorang Pria Diciduk

Berita

DI Aceh – Eka Syahputra (40) warga Dusun VI A, Jl. Rahmat Pasar IX, Desa Manunggal, Kec. Labuhan Deli, Deli Serdang, ditangkap Polsek Delitua karena membawa mobil L-300 jenis pick up BK 9267 XT hasil curian milik Ikhsan Sarqowi.

‪Tersangka mencuri mobil tersebit ketika terparkir di Jl. Jamin Ginting, Kel. Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Jumat (2/10/2020).

Pelaku beraksi disaat korban yang merupakan warga Desa Simpang Pergendangen, Kec. Tiga Binanga, Tanah Karo, sedang makan siang. Korban juga sempat kaget, karena mobilnya berjalan sendiri dengan kecepatan tinggi.‬

‪Setelah pelaku melarikan mobil itu, korban sempat melakukan pengejaran. Namun tidak berhasil. Selanjutnya korban membuat pengaduan ke Polsek Delitua.

‪Sesudah korban membuat pengaduan, dia juga berkomunikasi dengan rekan-rekannya yang tergabung dalam komunitas pick up dan malamnya ditemukan bahwa mobil itu melintas di Pangkalan Susu, Langkat dengan tujuan Aceh Tamiang.‬

‪Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap membenarkan bahwa pelaku telah ditangkap beserta barang bukti hasil kejahatannya.‬

‪”Iya, pelaku sudah ditangkap dan dia mengakui telah melarikan mobil pick up milik Ikhsan Sarqowi,” kata Zulkifli kepada wartawan, Minggu (4/10/2020) sekira pukul 19.‬00 WIB.

‪Pengakuan petugas kepolisian, mereka melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan korban dan informasi dari rekan korban, bahwa Mobil L-300 sudah diamankan di Polres Aceh Tamiang setelah menabrak tiang besi di pinggir jalan di daerah Aceh Tamiang.‬

‪”Mendapat info itu, anggota langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud dan langsung melakukan penangkapan. Dari hasil introgasi, pelaku mengaku bahwa ianya disuruh mengantarkan mobil L-300 itu ke Kuala Simpang oleh seorang rekannya berinisial D. Pelaku dijanjikan akan mendapatkan upah sebesar Rp 2 juta,” ungkapnya.‬

‪Pelaku sudah mendapatkan panjar sebesar Rp 500 ribu dan sisanya akan dilunasi sebesar Rp 1,5 juta setelah bertemu dengan pembeli yang menunggu di Kuala Simpang perbatasan Aceh.‬

‪”Pelaku mengaku sudah mengantarkan mobil jenis L-300 ke arah Aceh Tamiang sebanyak tiga kali dengan upah Rp 2 juta. Dia kami persangkakan melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tandasnya.

Sumber ntmcpolri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *