Begini Kata Pakar Mengenai Lalu Lintas Ibukota Baru

Berita Road Safety

Pemberitaan mengenai pindahnya Ibukota Indonesia ke Kalimantan, memunculkan beragam pendapat dari beberapa pakar seperti, Andika Kusuma, Ruki dan Ahmad Muzakir.

Menurut Andika Kusuma, Konteks kota dirancang sebagaimana pergerakan masyarakat dalam berlalu lintas dan transportasi. Disamping itu aksesbilitas bandara, perkereta apian, sistem angkutan umum, Ring Road dan High Way mengarah ke kota.

Sementara Ruki menilai dalam pembangunan Ibukota baru perlu melihat beberapa point seperti Smart Mobility yang mencakup Kamseltibcar dengan IT agar dapat mendeteksi wajah orang, barang berbahaya, plat nomor kendaraan.

” RFID Identifikasi berkendaraan bermotor, bayar toll, pajak dan izin layak jalan. dan beberapa aspek lainnya.” sambungnya

Sebagai ibukota negara baru Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur harus sebagai penunjang perekonomian dan sumberpembiayaan.

Ahmad Muzakir mengatakan jika Penyesuaian tata ruang Nasional Provinsi, Kabupaten dan Kota. Ibukota Negara sebagai penunjang perekonomian dan sumber pembiayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *