Berkemudi Mobil Boks Tabrak Portal di Bintaro, Diduga Berkemudi Sambil Melihat Peta Jalan

Berita

TANGERANG SELATAN – Seunit mobil boks menabrak portal di Jalan Kasuari Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (27/11/2020). Kecelakaan tunggal itu dipicu ulah pengemudi yang tak fokus berkendara sambil melihat peta jalan di handphone.

Mobil boks berisi paket kiriman barang itu bernomor polisi B 9899 UXT. Pengemudinya, Arif (38), mengaku baru pertama kali melalui jalan tersebut. Sekira pukul 15.45 WIB, dia melintas di lokasi mengantar paket tujuan Bintaro Sektor 9.

“Saya baru kali ini lewat jalan ini, jadi memang tadi sambil liat maps tiba-tiba nabrak bagian atas boks. Saya kaget langsung kepala saya terbentur stir,” katanya kepada Okezone di lokasi.

Boks bagian atas mobil tersebut tersangkut hingga membuat posisi mobil bagian depan terangkat sampai ketinggian sekira 1 meter. Tak ada korban akibat kecelakaan tunggal itu, pengemudi hanya mengalami luka di pelipis dan bagian wajah lainnya.

“Tadi pelipis sama jidat saya aja yang kebentur stir, sama syok aja. Padahal tadi nggak kenceng juga posisinya, sekira 40 kilometer perjam. Saya juga nggak sadar kalau jalan ini ada portalnya, padahal ini kan jalan umum,” jelasnya.

Meski portal terlihat tetap berdiri kokoh, bagian tengahnya sendiri sedikit mengalami penyok akibat benturan dengan boks mobil. Tak beberapa lama, petugas kepolisian dan sekuriti kawasan datang ke lokasi. Surat kendaraan pun lantas disita oleh petugas kawasan sampai persoalan itu diselesaikan.

“Tadi STNK ditahan sama sekuriti, katanya harus diselesain dulu. Sekuriti pengembang kayaknya,” ucap Arif.

Portal tersebut memiliki ketinggian sekira 2,5 meter. Warga sekitar menyebut, kecelakaan serupa kerap terjadi jika mobil-mobil berukuran besar melintas melalui jalan tersebut.

Dikatakan, pihak pengembang sengaja memasang portal agar hanya dilintasi mobil ukuran kecil.

“Udah sering kejadian begitu. Biasanya yang baru lewat jalan ini jadi nggak tahu di atas ada portal. Ini dari pengembang yang masang,” tutur Muyah (40), pemilik warung kopi di dekat lokasi. (Red-RS)

*Direpost dari megapolitan.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *