Dirkamsel : Pemilik SIM Harus Memiliki Bela Rasa Keselamatan Dirinya dan Orang Lain

Road Safety

Apa fungsi Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi pengendara kendaraan bermotor roda dan empat ? Tak banyak yang menyadari bahwa SIM adalah bukti legal dan pengakuan terhadap kompetensi pengendara kendaraan bermotor di jalan raya.

Hal itu dikatakan Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Chrysnanda Dwi Laksana kepada irsmm.id beberapa waktu lalu.

“SIM adalah memberikan standar kompetensi karena SIM merupakan legitimasi kompetensi”, ujarnya.

Menurut Dirkamsel, calon pemegang SIM harus diuji kompetensinya, kenapa harus ada ijin karena ketika kita mengendarai kendaraan bermotor bisa menjadi korban dan pelaku yang dapat merusak, menghambat, bahkan mematikan produktifitas diri kita dan orang lain.

“Oleh sebab itu SIM harus ada sistim kontrolnya karena berfungsi untuk mengontrol membangun budaya tertib, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan”, tegas Dirkamsel.

Dirkamsel juga menyatakan calon pemegang SIM harus melewati sejumlah ujian untuk membuktikan kompetensinya. Ujian itu menurut Dirkamsel adalah : uji administrasi, uji teori, uji simulasi, uji simulasi, uji praktek,

“Dalam konteks ini, orang yang memiliki telah lulus uji”, jelasnya.

Dikatakannya, seorang pemilik SIM dianggap mempunyai kepekaan, pengetahuan, kepedulian, ketrampilan dan bela rasa atas keselamatan dirinya dan orang lain.

“SIM juga berkait dengan fungsi kontrol untuk mengatur perlaku berlalulintas”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *