Ditengah Pandemi Korona, Polisi Ajak Warga Banyuwangi Untuk Bijak Bermedsos

Berita

Di tengah pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 saat ini, Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin mengingatkan kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta tidak memposting status atau informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Mari bijak bermedia sosial. Jangan asal posting informasi wabah Corona yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” kata Kapolresta, Minggu (5/4/2020).

Menurut Arman, saat ini semua orang tengah gencar melakukan perlawanan terhadap invasi virus Corona. Di tengah situasi yang genting ini, hendaknya masyarakat harus kompak dalam melakukan perlawanan. Bukannya membuat resah dengan menyebarkan berita bohong.

Dengan beredarnya informasi hoaks ini, menurutnya justru akan menyebabkan gangguan tekanan psikologis bagi masyarakat. Dalam kondisi tertekan, bakal mempengaruhi fungsi fisiologis secara negatif. Atas kecemasan inilah, tubuh akan dipaksa untuk siaga bercampur ketakutan.

“Kalau sudah panik dan ketakutan, maka tubuh rentan dengan serangan penyakit,” katanya.

Untuk itu, polisi akan menindak tegas kepada siapapun yang membuat atau menyebarkan informasi bohong di tengah wabah Corona saat ini. Baik itu berupa gambar maupun tulisan-tulisan yang bersifat palsu atau tidak diketahui sumber dan kebenarannya.

“Apabila menyebarkan baik itu gambar, tulisan atau video yang tidak jelas sumber dan kebenarannya maka akan kita tindak,” katanya.

Pastikan kebenarannya dan sumbernya, bila tidak maka akan dikenakan Pasal 28, Pasal 32, Pasal 35 UU Nomor 11 tentang ITE dengan ancaman 10 tahun penjara.

sumber: ntmcpolri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *