Dua Skema Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Saat Uji Coba Flyover Jakarta-Supratman Pekan Depan

Berita Road Safety

Flyover Jalan Jakarta-Supratman Kota Bandung akan dilakukan uji coba operasional pekan depan. Uji coba ini akan dilakukan selama dua hari yakni pada Senin 7 Desember 2020 dan Selasa 8 Desember 2020.

Dalam uji coba nanti, Sat Lantas Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung sudah menyiapkan dua skema rekayasa lalu lintas.

Skema pertama, flyover Jalan Jakarta hanya akan digunakan satu arah dari arah Antapani bagi kendaraan yang langsung menuju arah Jalan Supratman.

Sementara itu, arus lalu lintas dari Jalan Jakarta menuju ke Jalan Bogor, nantinya harus belok kanan ke arah timur (Cicaheum), tidak di perbolehkan belok kiri ke Jalan Ahmad Yani. Demikian pula, dari Jalan Supratman langsung belok kiri ke Jalan Ahmad Yani menuju Cicadas.

“Untuk kendaraan yang ke arah Kosambi, bisa menggunakan jalan Sukabumi atau jalan Ahmad Yani dekat KFC. Sementara jalan Bengawan, kendaraan dari jalan Jakarta tidak boleh belok kanan ke Bengawan, dan dari jalan Bengawan tidak boleh belok kanan ke Ahmad Yani,” jelas Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) kota Bandung, Khairur Rijal, Rabu 2 Desember 2020.

Skema kedua yang akan dilakukan, flyover simpang Jalan Jakarta – Jalan Ahmad Yani dibuat dua arah, baik dari arah Antapani maupun sebaliknya. Nantinya, di Jl. Jakarta akan diberikan kanalisasi dengan water barrier antara flyover Pelangi dengan flyover baru.

“Jadi jalan Jakarta di bagi dua arah. Polanya, kendaraan dari Supratman ke Antapani langsung naik flyover baru, kemudian turun ke Jalan Jakarta dan selanjutnya naik flyover Pelangi,” jelasnya.

Kemudian kendaraan dari Jalan Ahmad Yani ke arah timur yang menuju Antapani, diperbolehkan belok kanan di bawah flyover baru menuju Jalan Jakarta. Untuk kendaraan dari Jl. Bogor, akan kembali seperti semula dari Jalan Ahmad Yani masuk ke Jalan Bogor, kemudian belok ke arah Flyover Pelangi.

Sementara itu Wakasatlantas Polrestabes Bandung, AKP Galih Raditya mengatakan, waktu uji coba akan dilakukan pemerintah kota pada dua sesi yakni di pagi dan sore hari.

“Kita mulai di hari Senin dengan waktu pagi dan sore. Di pagi hari kita mulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00 WIB, dan sore hari pukul 15.00 sampai pukul 19.00 WIB dengan opsi satu arah,” kata Galih di Balai Kota Bandung, Jumat 4 Desember 2020.

Sedangkan pada hari Selasa, lanjut Galih pelaksanaan uji coba hanya terdapat perbedaan di rekayasa arus lalu lintas saja.

“Jam dan waktu uji coba di hari kedua tetap sama. Hanya di hari Selasa, arus lalu lintas menjadi dua arah. Sementara di hari Senin, rekayasa lalu lintas dilakukan satu arah. Ini kita lakukan opsi mana yang terbaik untuk Kota Bandung,” jelasnya. (Red-RS)

*Direpost dari news.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *