Forum ISDC, Wahana Pencetak Patroli Terbaik

Road Safety

Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana membuka obrolan Kamsel Talk bersama Staf Analisis Kebijakan Madya Korlantas Polri, Kombes Pol Anak Agung Made Sudana di wahana latih Indonesian Safety Driving Center (ISDC), Jakarta. Kali ini ia membahas mengenai peran ISDC.

Di obrolan ini Made Sudana yang pernah membangun Safety Driving Center di Polda Bali saat dirinya menjabat Dirlantas Polda Bali mengatakan bahwa kepolisian lalu lintas membangun SDC karena didorong event-event internasional yang ada di Bali.

Bali adalah icon dunia dimana terjadi banyak pertemuan berskala besar hingga level internasional. Yang terbaru dan terbesar adalah pertemuan IMF dan World Bank yang diadakan pada bulan Oktober 2018 lalu di Denpasar. Menurutnya, kala itu Ditlantas Bali membutuhkan banyak petugas yang memiliki kompetensi tinggi untuk mengawal tamu-tamu penting internasional dan jika tim pengawalan tidak memiliki kompetensi maka mereka tidak bisa bekerja secara profesional.

Menurut Made Sudana, dengan membangun SDC di Bali berarti kepolisian telah bisa melatih petugas-petugas untuk mengawal, mengantar, menjaga, mengamankan hingga event berjalan aman dan lancar. Ia menambahkan bahwa Polda Bali bahkan mendapatkan penghargaan dari World Bank atas pengawalan yang baik dari Polda Bali selama acara berjalan.

“Ini adalah bukti bahwa kami di Korlantas Polri bukan melakukan kerja singkat tapi ini proses panjang. Kami juga sudah membangun SDC di Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan tempat lainnya yang akan dibangun,” ungkap Chryshnanda.

Selain Made Sudana, juga hadir Kasubdit Dikmas Korlantas Polri, Arman Achdiyat di obrolan ini. Menurut Arman, “ISDC merupakan suatu terobosan kreatif yang sangat baik karena di Indonesia saat ini banyak sekali penggemar terutama komunitas-komunitas roda dua. Mungkin saat ini kita hanya melihat roda dua yang motor besar. Nanti kami akan menyiapkan terabas untuk yang suka memakai motorcross, off-road berbagai macam, untuk yang suka jumping juga kami siapkan di sini.”

Ditanya mengenai rencana pengembangan ISDC, Arman mengatakan, “Kita juga akan membentuk suatu komunitas dengan master trainer yang memiliki keahlian untuk motorcrossing, terabas, untuk situasi emergency dan lain sebagainya.”

Menyambung obrolan ini, master trainer, AKBP Pramono Jati, S.I.K, MT menjelaskan, “Kami dengan tim merupakan sebuah wadah master trainer yang sudah melatih berbagai macam jenis komunitas mobil, motor tidak hanya polisi.” Pramono menambahkan bahwa untuk polisi, pihaknya melatih petugas pengawalan, petugas patroli, ajudan VIP dan VVIP.

Selain itu, timnya juga melatih pasukan yang akan diberangkatkan ke luar negeri, memberi pelatihan kepada mereka mengenai cara mengemudi yang baik dan benar.

“Kami punya mimpi nantinya ISDC akan ada sampai tingkat Polres,” tambah Pramono. “Saat ini ada dua ratus personel yang dilatih dari beberapa Polda dengan berbagai jenis keterampilan,” jelasnya. (red-RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *