Merokok saat Berkendara Motor, Ini Sanksi dan Dendanya

Berita Keselamatan 2020

Jakarta. Merokok saat berkendara sepeda motor jelas melanggar aturan dan membahayakan pengendara motor dibelakangnya karena abu dari rokok tersebut bisa terembus angin dan menyebabkan kejadian lebih fatal.

Pada tahun 2019, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

Dalam peraturan tersebut, secara spesifik tertulis bahwa dilarang mengemudikan motor sambil merokok yang tertulis pada pasal 6 huruf c, yang berbunyi:

“Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor,”

Tidak hanya itu, aturan yang melarang melakukan aktivitas lain saat mengemudi juga tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( UU LLAJ).

Pasal 106 ayat 1 UU LLAJ, berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi,”

Yang berarti aturan ini berlaku untuk semua pengendara kendaraan bermotor, mulai daro mobil hingga truk.

Bagi pengendara yang melanggar aturan ini bisa dikenakan hukuman pudana hingga denda, seperti yang tertulis pada pasal 283, yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”

sumber : Gridoto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *