Kedatangan Rizieq Shihab ke Mega Mendung, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Road Safety

Jakarta -Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas menuju Puncak pada Jumat 13 November, terkait kedatangan Pimpinan FPI Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren kelolaannya di Mega Mendung, Kabupaten Bogor.

Kepala Satlantas Polres Bogor, Inspektur Satu Dicky Anggi Pranata mengatakan rekayasa akan diberlakukan jika terjadi kepadatan di pintu keluar Gerbang Tol Ciawi menuju Gadog atau sampai simpang Pasir Muncang. “Jika terjadi kepadatan itu, besok 13 November kita lakukan rekayasa lalu lintas,” kata Dicky, Kamis 12 November 2020.

Dicky mengatakan salah satu upaya rekayasa lalu lintas dari Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak agar mengurai kemacetan yang terjadi, akan memberlakukan alur lawan arus atau contraflow.

Ia menyebut jika terjadi penumpukan di simpang Pasir Muncang, Gadog, maka kendaraan dari gerbang tol atau interchange Puncak akan diarahkan melalui jalur Ciawi. Lalu juga diberlakukan pengalihan arus, yang mana kendaraan dari arah puncak menuju GT Ciawi, akan dialihkan keluar Tol Bogor, Ciawi dan Tajur.

“Kami juga siapkan 4 kantung parkir bagi jamaah yang menyambut Habib Rizieq, agar tidak parkir di bahu jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Kantung itu titiknya di Masjid Amaliah dan Harakatul Jannah, Rest Area Pasir Muncang serta Danamon,” kata dia.

Kepala Polisi Sektor Megamendung, Ajun Komisaris Susilo Triwibowo, persiapan pengamanan juga jalur dari simpang Pasir Muncang hingga pondok pesantren yang dikelola Rizieq Shihab. Petugas akan berjaga di setiap simpangan atau pertigaan sepanjang jalan tadi. Juga untuk sosialiasi penerapan protokol Kesehatan dengan tetap menjalankan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Susilo mengklaim sudah membentangkan 20 spanduk protokol kesehatan sepanjang jalur. “Jadi nanti orang-orang yang lewat jalur itu, akan terus melihat spanduk protokol kesehatan. Petugas kami hanya berjaga di persimpangan agar tidak terjadi kemacetan,” kata dia.

Komandan Rayon Militer Cisarua, Mayor Inf. Aris Nazarudin latif, mengatakan terus melakukan koordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan atau Muspika Megamendung. Aris menyebut TNI dalam hal ini bersifat membantu jajaran kepolisian untuk turut bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. “Untuk kelancaran dan ketertiban bersama, kita tugaskan personel untuk membantu kepolisian,” kata Aris.

Sementara salah satu pendukung Rizieq Shihab, Erwin Maulana, mengatakan jumlah jamaah atau pengikut Imam Besar FPI yang tiba di Indonesia 10 November setelah sejak April 2017 tinggal di Saudi Arabia itu, bisa mencapai ratusan ribu orang.

Sebab, menurut dia, yang akan turut menyambut kedatangan Habib Rizieq tidak hanya dari Bogor, melainkan dari pelbagai wilayah lainnya di Jawa Barat seperti, Cianjur, Sukabumi, Tasik, Ciamis, Bandung, Depok dan Bekasi. “Jumlahnya sih enggak tahu ya, tapi pasti ratusan ribu karena semua dari wilayah tadi akan berkumpul mulai dari pintu keluar tol hingga MS (Markas Syariah),” kata Erwin. (Red-RS)

*Repost metro.tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *