Korlantas Gelar FGD di Manado, Bahas Dampak Pengembangan Pembangunan dan Penataan KSPN Sulut

Berita Road Safety

Dirkamsel Korlantas Polri , Polri Brigjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda DL, M.Si beserta rombongan antara lain para pakar transportasi mengikuti kegiatan Focus Group Discussion pada Senin, 5 Oktober 2020 bertempat di Aula Tribrata, Polda Sulawesi Utara.

Giat yang dihadiri oleh Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwi Laksana, M.Si. dan Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol. Iwan Sonjaya, SIK, membicarakan mengenai Dampak Pengembangan Pembangunan dan Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Hendry R.W. Kaitjily, SH, dan Kepala Balai Pelaksana Jalan XV Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulut-Go), Triono Junoassmono, Ph.D., juga dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXII Sulut, Reinhard Ronald S. Si.T, MT, turut hadir secara langsung sedangkan lintas instansi terkait dan Jajaran Polda Sulut hadir secara fisik dan mengikuti secara daring.

Selain melakukan giat FGD bersama instansi terkait mengadakan survei di beberapa titik wisata yang ada di Sulawesi Utara. Serta mengunjungi tol Manado-Bitung yang baru saja diresmikan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo.

Beberapa tempat wisata yang dikunjungi antara lain Likupang, Tomohon, dan Bunaken. Pada Senin (5/10/2020) mereka mengunjungi Pantai Paal, Likupang. Wilayah Likupang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata juga Destinasi Super Prioritas yang dikenalkan ke mancanegara.

Kemudian rombongan menuju kawasan wisata Tomohon pada hari Selasa (6/10/2020). Esok harinya, Rabu (7/10/2020) tim Korlantas dan panitia mengunjungi kawasan wisata Bunaken.

“Dari Korlantas beberapa tahun sebelum ini sudah mencoba menggagas beberapa hal yang berkaitan dengan road safety tourism karena kita melihat bahwa pariwisata ini aset dari bangsa kita, aset dari pada Indonesia yang indah ini,” jelas Brigjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwi Laksana, M.Si., di depan peserta FGD.

Dirlantas Polda Sulut mengatakan bahwa melalui FGD dampak perkembangan pembangunan dan penataan kawasan strategi pariwisata nasional Sulut diharapkan kiranya dapat memberikan solusi serta sumbangsih yang nyata dalam dampak pembangunan tersebut terdapat kamseltib lantas yang ada di Sulut khususnya wilayah pengembangan wisata nasional.

Dirkamsel Korlantas Polri juga berkata bahwa tidak perlu menjadi bangsa lain karena kita mencintai bangsa sendiri, kita tetap menjadi diri sendiri. Supaya aman, nyaman, selamat, lancar, asri bahkan membuat kita selalu merasa kangen untuk berkunjung. “Sulawesi Utara adalah pariwisata yang lengkap, yang unik dan khas.” tekan Brigjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwi Laksana, M.Si.

FGD ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keselamatan khususnya di bidang Lalu lintas angkutan jalan pariwisata agar terwujudnya Road Safety for Tourism sebagai bentuk kepedulian terhadap seni dan budaya Indonesia. (red-LS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *