Pelaku Curanmor Spesialis Areal Pakir Dibekuk Polisi

Berita Peristiwa

Pelaku spesialis Curanmor di areal parkir di wilayah Tulangbawang dibekuk gabungan petugas Polsek  Banjar Agung bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang.

Pelaku yang dibekuk Yantori  (27) alias Tori warga Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang.

“Tersangka ditangkap hari Kamis (19/11/2020), sekira pukul 15.30 WIB, di Jalan Soekarno-Hatta Bypass, Bandar Lampung,” ungkap Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Banjar Agung AKP Devi Sujana, Jumat (20/11/2020).

Ketika beraksi mengincar sepeda motor di areal parkir rumah sakit, Tori ternyata tidak sendiri.

Kapolsek menjelaskan, tersangka dibantu rekannya Harnadi (28), warga Kampung Purwajaya, Kecamatan Banjar Agung.

“Hamdi ini sudah lebih dulu ditangkap dan saat ini tengah menjalani hukuman di Rutan Kelas II B Menggala,” ungkap Devi.

Aksi curanmor yang dilakukan keduanya terjadi dua tahun lalu tepatnya pada hari Rabu 3 Oktober 2018 sekira pukul 18.30 WIB.

“Lokasinya di parkiran RS Mutiara Bunda, Unit 2, Kecamatan Banjar Agung,” papar Devi.

Modusnya, kedua pelaku membuntuti korban Sukirno (48), warga Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung.

Ketika itu, korban berboncengan dengan istrinya untuk mengantarkan anak mereka berobat ke RS Mutiara Bunda.

Setelah tiba di RS Mutiara Bunda, korban langsung memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna putih, BE 3285 TR, di parkiran dan masuk ke dalam RS.

Saat itulah, kedua pelaku beraksi. Mereka pun saling berbagi peran.

Yantori alias Tori berperan untuk menggasak sepeda motor korban di parkiran. 

“Tori ini langsung mencuri sepeda motor korban dengan menggunakan kunci kontak aslinya yang sebelumnya kunci kontak motor tersebut telah dicuri oleh pelaku Harnadi di dalam rumah korban,” beber Devi.

“Nah saat Tori mengeksekusi sepeda motor milik korban, pelaku Harnadi mengawasi orang di  sekitar dengan menunggu di sepeda motor miliknya, lalu para pelaku melarikan diri,” jelas Devi.

Sepeda motor hasil kejahatan para pelaku ini belum sempat dijual karena pelaku Harnadi sudah lebih dahulu ditangkap oleh pihak kepolisian.

Barang bukti berupa sepeda motor milik korban dan sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku juga berhasil disita.

Saat ini pelaku Yantori masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Banjar Agung.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tandas Devi.

sumber tribunlampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *