Penerangan untuk Motor, Lebih Baik Lampu Halogen atau Lampu Pijar?

Road Safety

Sistem penerangan pada kendaraan bermotor punya peran yang sangat vital. Selain berfungsi sebagai penerang jalan kala malam hari, lampu pada motor juga punya ragam fungsi lain, seperti penunjuk arah belok, lampu tanda berhenti (saat mengerem), lampu senja, dan lampu plat. Dengan melihat fungsinya yang begitu penting, pengguna motor harus memperhatikan kualitas lampu yang digunakan.

Jangan sampai salah memilih lampu. Sebab, selain bisa merugikan keselamatan diri sendiri, hal ini bisa membahayakan pengguna jalan lain. Untuk pilihan lampu motor, ada dua jenis yang kerap digunakan, yakni lampu pijar dan lampu halogen. Pada dasarnya, kedua lampu ini punya spesifikasi masing-masing. Untuk mengetahui perbedaannya, simak ulasan berikut.

Lampu pijar

Lampu pijar adalah jenis lampu yang cahayanya bersumber dari filamen atau kawat pijar tipis yang dipanaskan. Dari proses pemanasan inilah cahaya dapat dihasilkan. Cahaya yang dihasilkan tersebut biasanya berwarna agak kekuningan. Meski demikian, lampu pijar memiliki color rendering index sebesar 100 persen sehingga cahaya yang dihasilkan tidak akan mengubah warna asli objek yang tertimpa cahaya lampu. Dari segi kualitas, lampu pijar memiliki kelemahan, yakni cepat panas dan mudah putus.

Pada saat digunakan, filamen menjadi panas. Tungsten (unsur kimia yang terdapat pada lampu pijar) pun akan menguap dan menempel pada dinding kaca bagian dalam. Proses itu akan terjadi terus-menerus sehingga membuat dinding kaca menjadi hitam dan filamen semakin menipis. Dengan demikian, usia pemakaiannya tidak terlalu awet.

Lampu halogen

Berbeda dengan lampu pijar, lampu halogen memiliki cahaya agak keputihan. Saat disejajarkan, meskipun kedua lampu ini memiliki daya watt yang sama, lampu halogen akan tampak lebih terang. Biasanya, halogen digunakan pada sistem lampu single reflector. Artinya, dalam satu batok lampu bisa menghasilkan cahaya kecil dan jauh (low and high beam). Oleh sebab itu, halogen memiliki dua filamen. Lampu halogen juga memiliki bentuk lebih ergonomis dan aliran gas halogen yang ada di dalamnya menjadi dinamis.

Dengan begini, output cahaya yang dihasilkan lebih fokus dan tidak menyilaukan kendaraan yang berada di lawan arah. Keunggulan lainnya yang dimiliki lampu halogen dibandingkan lampu pijar adalah usia yang lebih panjang dan temperatur yang lebih terkontrol.

sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *