Pesan Sepatu, Baharkam Ikut Dorong Pemulihan Ekonomi

Berita

Baharkam Polri ikut membantu peningkatan ekonomi dengan memesan produk-produk hasil buatan dalam negeri guna menggenjot perekonomian nasional.

Salah satunya dengan memesan sepatu di salah satu pabrik sepatu di Kota Bandung. Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto pun mengecek langsung proses pembuatan sepatu di pabrik sepatu PT Yuntex yang beralamat di Jalan Cicukang, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

“Kita mengecek pesanan yang sudah kontrak dari Baharkam, kita melihat pesanan dari Slog kemudian dari teman-teman TNI. Ini sejalan dengan arahan pemerintah tentunya di tengah situasi pandemi,” ucap Agus.

Kabaharkam Polri menyatakan Polri sendiri memesan sepatu khusus dari pabrik tersebut. Meski tak menyebut jumlahnya, Agus mengatakan pemesanan dilakukan mulai tingkat Polda hingga Mabes Polri.

Jenderal bintang tiga yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II ini mengatakan pesanan di dalam negeri dilakukan guna memperbaiki perekonomian nasional. Sehingga, ekonomi nasional bisa membaik disertai kondisi pandemi COVID-19 yang diharapkan bisa membaik.

“Kita pastikan pesanan dalam negeri meningkat di tengah ekspor menurun. Ini artinya bahwa upaya pemerintah mendorong produksi dalam negeri sudah berjalan dan protokol kesehatan dalam produksi ini mereka laksanakan. Kalau ekspor turun, produksi pesanan dalam negeri meningkat artinya apa yang jadi arahan bapak Presiden untuk mengoptimalkan belanja dalam negeri ini dilaksanakan oleh khususnya dari kementerian pertahanan TNI dan Polri,” tuturnya.

“Jika konsumsi dalam negeri bisa terjaga, serta masyarakat tetap produktif dan aman COVID-19, maka perekonomian nasional dapat terus digerakkan,” Ujarnya.

Selain itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga memastikan dalam kunjungannya itu tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan tetap diberi upah sesuai aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *