Polisi Kantongi Identitas Pelaku Begal Sepeda Milik Kolonel Marinir Pangestu

Berita

DKI Jakarta – Polda Metro Jaya mulai menemukan titik terang kasus begal pesepeda yang menimpa Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoto. Para pelaku kini telah teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan sinyal bahwa identitas pelaku sudah dikantongi. Penyidik saat ini masih memburu para pelaku yang sempat terekam kamera CCTV itu.

“Insyaallah sudah (pelaku teridentifikasi),” kata Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta,

Yusri belum memerinci terkait identitas dan jumlah para pelaku. Namun dia memastikan ada kemajuan yang cukup signifikan dari penyelidikan tersebut.

Hari ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap lebih jauh terkait kasus begal sepeda yang selama ini terjadi di kawasan Jakarta.

Yusri masih merahasiakannya. Tapi, Yusri menyebut bahwa pihaknya sudah mendapatkan perkembangan yang sangat baik terkait penyelidikan kasus tersebut.

“Besok (hari ini, red) akan disampaikan oleh Pak Kapolda soal kasus begal sepeda lengkapnya semua. Termasuk juga soal perkembangan anggota Marinir yang dibegal ini sudah ada progress yang bagus,” terang Yusri.

Sebelumnya, Yusri menyebut bahwa para pelaku terekam kamera CCTV. Dalam rekaman CCTV itu terekam, pelaku berjumlah 4 orang dan berboncengan motor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kemudian memperlihatkan tangkapan layar CCTV kepada wartawan. Dari tangkapan layar itu terlihat 4 pelaku berboncengan 2 motor.

“Diduga ada dua motor pelakunya. Dia sudah niat (membegal) kan,” kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Selain itu, Yusri mengatakan, pihak kepolisian telah memeriksa 3 saksi terkait kasus tersebut. Para saksi, lanjut Yusri, merupakan warga yang saat itu berada di sekitar lokasi.

Kasus begal pesepeda kini tengah marak terjadi di Jakarta. Polda Metro Jaya telah memetakan daerah-daerah yang dianggap rawan begal pesepeda.

“Masing-masing Polres punya mapping masing-masing ya. Kalau secara umum di Jakarta ini kan kawasan Thamrin-Sudirman sampai dengan Jalan Merdeka Barat dan Selatan. Lalu sampai di daerah Stasiun Kota sana,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Selain itu, Yusri mengimbau para pesepeda juga berperan dalam meminimalkan pembegalan. Pesepeda diimbau agar tidak menyimpan peralatan berharga secara terbuka.

“Kita imbau pengguna sepeda agar menjaga masing-masing keamanannya, tolong barang-barang berharga disimpan di tempat-tempat yang tidak kelihatan. Kemudian cari rute-rute yang memang jangan rute yang sepi,” terang Yusri.

sumber ntmc.polri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *