PSBB di DKI, Polisi Hanya Izinkan Orang yang “Ngantor” di 11 Sektor Usaha

Berita

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi dimulai di Jakarta. Polda Metro Jaya selaku aparat yang berwenang melakukan penindakan memberikan rambu-rambu bagi masyarakat.

Khususnya, bagi nanti mereka yang akan mengantor atau bekerja, hanya diizinkan yang terkait 11 sektor usaha. PSBB sendiri berlaku pada 10-23 April dan bisa diperpanjang.

“Artinya apabila ada pergerakan orang menuju tempat kerja ke 11 poin ini maka masih boleh. Namun bepergian ada pembatasan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo di Jakarta lewat video conference, Jumat (10/4).

11 Bidang usaha itu yakni:

1. Kesehatan;

2. Bahan pangan/ makanan/ minuman;

3. Energi;

4. Komunikasi dan teknologi informasi;

5. Keuangan;

6. Logistik;

7. Perhotelan;

8. Konstruksi;

9. Industri Strategis;

10. Pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan/atau

11. Kebutuhan sehari-hari.

“Kalau kita baca di pasal 16 maka disebutkan bahwa selama PSBB semua kegiatan pergerakan orang dan atau barang dihentikan sementara. Kecuali yang pertama untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kedua untuk melaksanakan kegiatan yang diperbolehkan selama pemberlakuan PSBB,” beber Sambodo.

Bagi mereka yang tetap ngantor/bekerja karena terkait 11 sektor itu, apabila naik kendaraan juga dibatasi. Untuk motor harus memakai masker dan sarung tangan.

“Untuk kendaraan mobil pribadi dibatasi jumlah maksimal 50 persen. Artinya untuk mobil pribadi yang 7 kursi kayak Innova, Avanza dan sebagainya berarti penumpang 4 orang. Untuk mobil 5 seater itu diperbolehkan 3 orang,” jelas Sambodo.

“Kemudian mengacu pada ini juga. Sepeda motor berboncengan masih boleh (kecuali ojol), baik pengguna dan dibonceng wajib masker dan sarung tangan. Tambahan penumpang pribadi wajib menggunakan masker di dalam kendaraan. Baik driver dan penumpang wajib menggunakan masker,” tutup dia.

sumber : ntmcpolri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *