PSBB di Jakarta, Penegakan Hukum Merupakan Upaya Terakhir

Peristiwa

Kesadaran masyarakat di Jakarta mengikuti himbauan pemerintah selama PSBB hari pertama dan kedua mengalami peningkatan, Kapolda Metro Jaya berharap tidak perlu sanksi atau denda kepada pelanggar ketentuan PSBB.

“Penegakan hukum merupakan upaya terakhir”, pungkas Kapolda PMJ, Irjen Pol. Nana Sudjana kepada awak media saat meninjau lokasi “check point” PSBB di Pasar Jumat hari ini (10/04).

Menurut Kapolda, pihaknya sifatnya masih sosialisasi dan edukasi dan dalam pelaksanaan tugas ini ada satu kebersamaan antara Polri, TNI dan Pemda, bukan hanya di lokasi “check point”.

Baca juga : Kapolda Metro Jaya : Hari Kedua PSBB Jakarta, Kesadaran Masyarakat Meningkat

“Kita lihat perkembangannya, hari pertama dan kedua pun sudah makin baik kita harapkan kesadaran masyarakat akan makin tinggi, karena ini kan untuk kepentingan masyarakat sendiri”, tambah Kapolda PMJ.

Dalam rangka pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari di Jakarta, Polda Metro Jaya menurun 13.600 anggota ke lapangan .

“Jadi untuk petugas yang kami siapkan selama pelaksanaan PSBB (Jakarta) sekitar 13.600 anggota”, ujar Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Nana Sudjana kepada wartawan di lokasi “check point” PSBB Pasar Jumat Tangerang hari ini, Sabtu 11 April 2020.

Menurut Kapolda PMJ, petugas polisi ditempat di 33 lokasi “check point” , yaitu : 13 di terminal dan stasiun, 11 di perbatasan, 4 di dalam kota, 5 di pintu gerbang tol (GT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *