R2 Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

Berita Road Safety

KOTA, Radar Trenggalek – Tren pelanggaran berlalu lintas pada operasi zebra Oktober-November mengalami naik-turun. Sementara kenaikan kasus pelanggaran berlalu lintas lantaran volume kendaraan meningkat.  Pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua (R2)

Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih mengatakan, jumlah pelanggaran yang ditemukan selama 26 Oktober – 8 November 2020 mencapai 243 pelanggaran. Kendaraan-kendaraan yang melanggar masih didominasi kendaraan sepeda motor dengan 211 kasus. Disusul mobil penumpang 10 kasus, pikap 9 kasus, truk kecil 7 kasus, minibus 2 kasus, truk besar 2 kasus, sedan 1 kasus, dan truk tangki 1 kasus. “Ditemukan jenis kendaraan paling banyak adalah roda dua (R2),” ungkapnya pada Kamis (12/11).

Tren selama operasi zebra, kata Imam, mengalami penurunan dan sempat mengalami kenaikan. Menurut dia, naik-turunya terjadi pada Rabu (28/10) ada 46 pelanggaran dan Kamis (29/10) ada 23 pelanggaran, namun Jumat (30/10) jumlah pelanggar naik menjadi 58 pengguna jalan. “Yang melatari naik-turunya jumlah pelanggaran sebenarnya situasional,” ujarnya.

Kondisi situasional adalah unsur-unsur yang membuat volume kendaraan meningkat. Imam berkata, pada 30 Oktober 2020 lalu ada cuti bersama, sehingga intensitas kendaraan berlalu-lalang di jalan raya pun meningkat. “Setelah 30 Oktober 2020, kami tidak lagi menindak secara represif (melakukan penilangan, Red), tapi preemtif dan preventif,” ucapnya.

Imam mengakui jenis kendaraan R2 masih mendominasi pelanggaran saat berlalu lintas. Tak sedikit para pelanggar yang ditemukan memang di bawah umur. Untuk itu, kata dia, upaya menekan angka pelanggaran tersebut diantaranya dengan menempatkan polantas di sejumlah titik di jalan raya. Tujuannya, agar para pengendara motor akan menyadari kesalahannya (tidak punya SIM, mematuhi peraturan, Red). (Red-RS)

*Repost Tulungagung.jawapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *