Satlantas Polres Jeneponto dan Disdikbud Gelar MoU Program Diseminasi Pengembangan Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita

Satlantas Polres Jeneponto, Sulsel melaksanakan penandatanganan MoU program diseminasi pengembangan pendidikan keselamatan berlalu lintas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto.

Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Kasatlantas Polres Jeneponto, AKP Muh Thamrin dengan Kadisdikbud, Nur Alam Basyir berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, jalan Abd Jalil Sikki, Kelurahan Balang Toa Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Rabu 30 September 2020.

Hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama itu, Kabid Ketenagaan Disdikbud Jeneponto, Rachmat Sasmito, Kanit Turjawali Satlantas Polres Jeneponto, Ipda Baharuddin.

“Pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas harus dimulai sejak dini, untuk itu Polres Jeneponto melalui satuan lalu lintas (Satlantas) melaksanakan penandatanganan kerjasama program diseminasi pengembangan pendidikan keselamatan berlalu lintas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto,” kata Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Muh Thamrin.

Menurutnya, pedandatanganan itu dilakukan untuk mengedukasi secara dini para siswa untuk tertib berlalu lintas.

“Diseminasi pengembangan pendidikan keselamatan berlalulintas ini merupakan bagian dari edukasi secara dini dalam upaya antisipasi keselamatan serta menanamkan nilai-nilai persetujuan dan disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Nur Alam Basyir sangat mengapresiasi bentuk kerjasama dengan pihak kepolisian dalam mencerdaskan para peserta didik di Jeneponto.

“Dengan adanya bentuk kerjasama ini tentunya akan lebih mengedukasi peserta didik kita untuk tertib berlalu lintas,” terang Nur Alam Basyir.

Nur Alam Basyir juga menyampaikan penerapan pengembangan desiminasi pendidikan keselamatan berlalu lintas akan diupayakan untuk diselipkan dalam proses pembelajaran di tingkat SD dan SMP.

“Strategi pelaksanaannya kita akan lihat ke depan, namun yang terpenting tujuannya adalah mengintegrasikan nilai-nilai tertib lalu lintas dalam mata pelajaran di sekolah,” tutup Nur Alam Basyir.

sumber ntmcpolri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *