Satlantas Polres Karanganyar Sita Puluhan Motor Berknalpot Brong

Berita

Puluhan pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong pasrah saat terjaring operasi yustisi rutin polisi Karanganyar.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar rutin melaksanakan operasi yustisi dengan sasaran knalpot brong, Sabtu (26/9/2020) malam. Sejumlah anggota Satlantas Polres Karanganyar turun ke jalan.

Mereka menyisir jalan untuk mencari pengendara sepeda motor yang nekat menggunakan knalpot brong. Hasilnya, 34 sepeda motor berknalpot brong terjaring operasi.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Maulana Ozar, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, menyampaikan Satlantas Polres Karanganyar menggelar operasi knalpot brong motor pada dua lokasi.

Dua lokasi itu, yakni Jalan Lawu dan Flyover Palur. Operasi mulai pada pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Operasi tersebut rutin setiap Sabtu malam.

“Tim Jalan Lawu menjaring 20 sepeda motor berknalpot brong. Tim yang Flyover Palur menjaring 14 sepeda motor berknalpot brong. Kegiatan rutin operasi knalpot brong setiap Sabtu malam atau malam minggu,” kata AKP Maulana, Minggu (27/9/2020).

AKP Maulana menyampaikan rata-rata pengendara sepeda motor dengan knalpot brong yang terjaring operasi polisi Karanganyar tersebut berusia remaja.

Menurutnya, seluruh pengendara motor pasrah saat polisi menilang karena mereka nekat mengendarai sepeda motor menggunakan knalpot brong.

“Rata-rata anak muda. Semuanya tahu knalpot brong itu melanggar aturan. Jadi saat kami tindak ya kooperatif. Saya kurang tahu apa alasan mereka masih nekat memakai knalpot brong. Mungkin mau menunjukkan jati diri,” ujar dia.

Saat menggelar operasi penindakan dan pelanggaran dengan sasaran kendaraan bermotor, anggota Satlantas Polres Karanganyar membawa alat pengukur kebisingan atau digital sound level meter atau decibel meter.

AKP Maulana mengklaim jumlah pelanggar yang nekat menggunakan knalpot brong pada Sabtu malam berkurang.

“Semakin hari semakin berkurang, khususnya malam Minggu. Itu untuk pelanggar yang kedapatan menggunakan knalpot brong. Kami menggunakan alat pengukur decibel meter. Pengendara motor ikut mengukur sendiri supaya tahu,” jelasnya.

AKP Maulana memastikan akan rutin menggelar operasi motor dengan knalpot brong yang meliputi seluruh wilayah Karanganyar.

Saat ini, mereka fokus menindak pelanggar penggunaan knalpot brong dalam wilayah kota kabupaten. Selanjutnya mereka akan bergerak ke wilayah lain yang berpotensi terjadi pelanggaran.

sumber https://ntmcpolri.info/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *