Satlantas Polresta Malang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Cegah Kemacetan Karena Proyek Pembangunan

Berita

Malang Kota, Jatim – Untuk menghindari kemacetan akibat proyek pembangunan Kayutangan Heritage, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota mengubah rekayasa lalu lintas, Rabu, 11 November 2020. Sehingga, diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution mengatakan, pada rencana awal rekayasa lalu lintas, Jalan MGR Sugiyopranoto dibuat menjadi dua lajur. Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Utara dapat melintas di Jalan MGR Sugiyopranoto.

“Sedangkan arus lalu lintas dari Jalan Aris Munandar, dapat berbelok menuju Jalan MGR Sugiyopranoto atau ke Jalan Merdeka Timur (depan Mall Ramayana),” terangnya.

Namun, karena terjadi kepadatan dan crossing lalu lintas yang kurang baik, maka Satlantas Polresta Malang Kota melakukan perubahan rekayasa. Salah satunya, Jalan MGR Sugiyopranoto dibuat hanya menjadi satu lajur saja. Dimana arus lalu lintas dari Jalan Majapahit, diarahkan arahkan menuju Jalan MGR Sugiyopranoto lalu ke Jalan Merdeka Timur.

“Kemudian, arus lalu lintas dari Jalan Aris Munandar, yang sebelumnya dapat melintas di Jalan MGR Sugiyopranoto langsung kami belokkan ke kiri menuju Jalan Merdeka Timur. Sedangkan lalu lintas dari arah Jalan Merdeka Utara menuju ke Jalan MGR Sugiyopranoto kami tutup, dan kami arahkan ke Jalan Merdeka Timur,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Rama tersebut menguraikan, perubahan rekayasa lalin lainnya adalah Jalan Basuki Rahmat (depan Sarinah Plasa) dilakukan pembukaan akses jalan.

“Sehingga arus kendaraan dari Jalan Arif Rahman Hakim dapat berbelok ke kiri. Setelah itu kami arahkan memotong melintas di depan Gereja Kayutangan, kemudian diarahkan ke Jalan Majapahit,” imbuhnya.

Sementara, untuk rekayasa lalu lintas di pertigaan PLN tidak terjadi perubahan. Jika ada masyarakat yang akan berbelanja di Toko Avia, dapat melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

“Sementara, masyarakat yang hendak menuju ke Bank BCA atau Hotel Whiz Prime Jalan Basuki Rahmat dari arah Jalan Brigjend Slamet Riyadi, kami sudah menyiapkan aksesnya. Dimana akses Jalan Basuki Rahmat, depan restoran cepat saji atau pos polisi masih dapat digunakan. Kami sisakan satu lajur seluas 2,5 meter, sehingga kendaraan roda empat masih bisa melintas,” katanya.

AKP Rama menambahkan, pada hari pertama dan kedua penutupan jalan, memang banyak masyarakat yang masih belum mengetahui perihal penutupan jalan.

“Namun untuk saat ini masyarakat sudah paham dan mengerti. Apalagi di setiap titik penutupan sudah terpasang banner dan papan penunjuk jalan alternatif. Sehingga arus lalu lintas pada hari ini tidak terjadi kepadatan,” pungkasnya.

sumber ntmc.polri.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *