Satu Orang Tewas Akibat Truk Muatan Mie Terjun ke Sungai di Cianjur

Berita Road Safety

CIANJUR – Kecelakaan lalu lintas dialami sebuah truk bermuatan mie instan. Truk tersebut jatuh dari atas jembatan setinggi 40 meter di Jalan Alternatif Cianjur-Jonggol Kecamatan Mande Cianjur, Jawa Barat, Senin (9/11/2020) petang.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tepatnya di Jembatan Kampung Cipetir Desa Bobojong Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur. Sopir truk tewas dalam kejadian tersebut.

Kasatlantas AKP Meilawaty menyebutkan, awalnya truk tronton bermuatan mie instan dengan nomor polisi D 9843 AC itu melaju dari arah Jonggol menuju Jalan Raya Bandung.

Satu Orang Tewas Akibat Truk Muatan Mie Terjun ke Sungai di Cianjur

TK / Regional / Selasa, 10 November 2020, 11:34 WIB

Kecelakaan lalu lintas dialami sebuah truk bermuatan mie instan. Truk tersebut jatuh dari atas jembatan setinggi 40 meter di Jalan Alternatif Cianjur-Jonggol Kecamatan Mande Cianjur, Jawa Barat, Senin (9/11/2020) petang.

CIANJUR – Kecelakaan lalu lintas dialami sebuah truk bermuatan mie instan. Truk tersebut jatuh dari atas jembatan setinggi 40 meter di Jalan Alternatif Cianjur-Jonggol Kecamatan Mande Cianjur, Jawa Barat, Senin (9/11/2020) petang.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tepatnya di Jembatan Kampung Cipetir Desa Bobojong Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur. Sopir truk tewas dalam kejadian tersebut.

Kasatlantas AKP Meilawaty menyebutkan, awalnya truk tronton bermuatan mie instan dengan nomor polisi D 9843 AC itu melaju dari arah Jonggol menuju Jalan Raya Bandung.

Namun saat melintas jalan menurun, sopir truk kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jembatan dan terjun ke dasar sungai.

“Ketika menempuh jalan menurun dan berbelok ke kiri sopir tersebut hilang kendali sehingga masuk ke sungai dengan ketinggian 40 meter dari atas jembatan,” ujar Kasatlantas AKP Meilawaty, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, sopir truk yakni Yayat Ruhiyat (28) tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka berat di bagian kepala. Jenazah sopir asal Banten itu pun dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Sayang Cianjur.

Ia mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat rem truk yang tidak berfungsi dengan baik.

“Dugaan sementara terjadi rem blong saat melakukan di Jalan menurun,” kata dia.

Meilawaty menambahkan petugas kepolisian masih melakukan upaya evakuasi bangkai truk yang berada di dasar sungai. (Red-RS)

Repost deta.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *