Sejak Agustus, 315 Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Yogya

Berita

Sebanyak 315 kendaraan terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik sejak bulan Agustus di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena melanggar aturan lalu lintas. Namun, baru sepertiga pelanggar saja yang merespons.

“Ada sebagian belum merespons dengan mengunjungi website Ditlantas Polda DIY untuk mengkonfirmasi pelanggaran. Yang merespon belum banyak, ya mungkin program elektronik belum semua masyarakat melek teknologi. Hanya sepertiga yang merespons,” kata Dirlantas Polda DIY, AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (8/9/2020).

Dirlantas menyebut hal ini wajar kendati belum banyak pelanggar yang merespons. Apalagi, penerapan ETLE di DIY masih sebatas sosialisasi dan masih perlu dilakukan sosialisasi lebih lanjut ke masyarakat.

“Sosialisasi terus kami lakukan. Ini (ETLE) juga program baru. Masyarakat mengerti atau tidak kan berdasarkan upaya sosialisasi kita,” jelasnya.

Pihaknya akan melakukan evaluasi kedepannya. Terutama untuk mencari format yang tepat untuk pola penindakan.

“Apakah polanya akan kita ubah, nah kami terus melihat update di lapangan,” terangnya.

ETLE ini ditempatkan di empat lokasi. Meliputi, Simpang Empat Ketandan Ring Road Timur, Simpang Tiga Ring Road Maguwoharjo, Simpang Empat Ngabean, dan Persimpangan Tambak, Wates, Kulon Progo.

“Sejauh ini yang disasar masih kendaraan roda empat. Pelanggarannya, rata-rata berupa melebihi garis marka, tidak mengenakan sabuk keselamatan, serta mengaktifkan handphone saat mengemudi,” ungkapnya.

Soal sanksi denda tilang sampai saat ini juga belum diberlakukan. Namun dia tetap berharap agar masyarakat tetap patuh dalam berlalulintas.

“Kami masih memprioritaskan pandemi COVID-19 ini terlebih dahulu, jangan sampai hal-hal semacam ini sampai membuat gaduh suasana, apalagi kondisi masyarakat belum stabil,” ucapnya.

“Namun, harapan kami masyarakat sadar berlalu lintas dengan baik, masyarakat bisa sadar tanpa harus ditindak bisa tetap tertib dan patuh berlalu lintas.” Tandasnya.

sumber : https://ntmcpolri.info/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *