Seorang Pria Ditemukan Tewas Usai Tabrak Tandan Sawit di Sumsel

Berita Peristiwa

Muratara. Seorang Pria menjadi korban tewas kecelakaan akibat menabrak tumpukan tandan kosong sawit. Pria tersebut ditemukan terkapar di pinggir jalan.

Polisi memastikan Maryanto tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) karena tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Maryanto.

Maryanto tewas diduga usai tertabrak tumpukan tandan kosong sawit yang berada di jalan.

Itu terjadi di jalan poros Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

“Sudah kita lapor ke Satlantas Polres,” kata Kapolsek Nibung, AKP Denhar kepada, Kamis (31/12/2020).

Tandan kosong sawit yang diduga memakan bahu jalan itu diyakini telah menghilangkan nyawa Maryanto.

“Iya, punya Kades, lagi kita dalamin, anggota sudah olah TKP,” ujar Kapolsek Denhar.

Kepala Desa Tebing Tinggi, Sahibar Bakri saat dikonfirmasi hingga Kamis malam ini belum ada jawaban.

Beberapa kali ditelepon tidak diangkat dan dikirim pesan melalui WhatsApp juga tak dibalas.

Sebelumnya diberitakan, Maryanto (49 tahun) ditemukan terkapar di pinggir jalan poros Desa Tebing Tinggi.

Warga yang pertama kali melihat Maryanto bernama Midun yang hendak pulang dari memancing ikan.

Midun kemudian menolong Maryanto dan membawanya ke rumah warga bernama Jaya.

Saat ditolong Midun, Maryanto masih sadar namun tubuhnya dipenuhi luka.

Sedangkan sepeda motor Maryanto terpelanting jauh.

Di tempat kejadian perkara (TKP) terdapat tumpukan tandan kosong sawit yang diduga memakan bahu jalan.

Maryanto diduga terbalik dari sepeda motornya usai menabrak tandan sawit kosong tersebut.

Kapolsek Nibung, AKP Denhar mengatakan kejadian itu terjadi Selasa (29/12/2020), sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu korban Maryanto yang merupakan karyawan PT London Sumatera (Lonsum) hendak pulang kerja.

Ia mengendarai sepeda motor jenis Jialing tanpa plat nomor polisi.

Maryanto sempat dibawa ke Puskesmas Nibung, lalu dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau.

Namun nyawanya tak tertolongkan karena mengalami luka cukup parah.

Maryanto akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, Rabu (30/12/2020).

“Korban sudah diambil keluarganya, menurut keluarga korban akan dikebumikan di Palembang,” kata AKP Denhar.

sumber tribunnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *