Sepasang Kekasih Tewas Akibat Kecelakaan Beruntun di Serdang Bedagai, Sumut

Berita Peristiwa

Sumut. Sepasang kekasih meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka, akibat tabrakan beruntun terjadi di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (13/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kecelakaan itu terjadi di jalan lintas yang ada di Kelurahan Tualang, Perbaungan, Serdang Bedagai. Sekurangnya empat kendaraan terlibat kecelakaan itu, yakni bus Bilah Pane dengan nomor polisi BL 7359 AL, pikap L300 bernomor polisi BK 8034 MM, sepeda motor Yamaha Vixion BK 2299 WQ dan Honda CB150R BK 4463 XAN.

Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa ini masing-masing Suharianto (29), warga Desa Bandar Jawa, Simalungun, dan Irma Yunita (23), warga Desa Sei Sijenggi, Perbaungan, Serdang Bedagai. Pasangan kekasih ini merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Yamaha Vixion.

Dua orang lainnya mengalami luka-luka, yakni pengendara sepeda motor Honda. Keduanya yakni Buang (54) dan putrinya Fegita (23), warga Desa Jadi Mulio, Pegajahan, Serdang Bedagai.

Menurut keterangan sopir pikap, Budi Setiarno, warga Desa Citakan Jernih, Perbaungan, Serdang Bedagai, kecelakaan berawal saat kendaraan yang dikemudikannya diseruduk Bus Bilah Pane dari arah belakang. Kendaraan yang mengangkut perabotan mengarah ke Medan itu terdorong dan terguling.

“Mobil kami ditabrak dari belakang dan terbalik-balik, aku sempat terjepit, namun diselamatkan kernet,” katanya.

Bukan hanya pikap, dua sepeda motor juga tertabrak. Akibat kejadian itu, Irma Yunita meninggal di tempat, sedangkan kekasihnya Suharianto meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kasus kecelakaan ini telah ditangani Satuan Lantas Polres Serdang Bedagai. Korban meninggal dan yang luka sudah dievakuasi ke RS Melati Perbaungan. “Terjadi tabrakan beruntun mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, personel sudah mengevakuasi korban dan kendaraannya,” kata Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Agung Basuni.

Di rumah sakit terungkap fakta bahwa korban meninggal dunia, Suharianto dan Irma Yunita, adalah pasangan kekasih. Mereka berencana menikah bulan depan.

Sebelum kejadian, keluarga pria mengantarkan uang lamaran ke rumah keluarga perempuan. “Tadi sore orang tua Suharianto mengantar uang lamaran,” kata Sofian, kerabat Irma di RS Melati Perbaungan, Minggu (13/12) malam.

Setelah mengantar uang lamaran, orang tua Suharianto kembali ke Simalungun. Sementara Suharianto dan Irma berboncengan menggunakan sepeda motor menuju Medan, untuk kembali bekerja. Namun nahas, keduanya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

sumber merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *