SIM Internasional Indonesia Solusi untuk Para Pelancong Mandiri

Road Safety

Peningkatan pelayanan dengan sistem digital di Polri memang bukan barang baru, ini sudah berlangsung beberapa tahun terakhir tapi di tahun 2020 ini Polri Korps Lalu Lintas semakin inovatif dan meluncurkan layanan bernama “Smart Services”. Peluncuran “Smart Services Polri” ini ditayangkan oleh CNN Indonesia TV.


Dalam pengenalan “Smart Services Polri” ini dikatakan bahwa layanan ini punya kelebihan mudah diakses oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Tidak cuma efisien dan mudah, “Smart Services Polri” juga semakin kekinian sesuai perkembangan zaman. “Kita semua melakukan inovasi atau melakukan terobosan-terobosan kreatif adalah pertama untuk mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar. Yang kedua adalah untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkam fatalitas korban kecelakaan. Yang ketiga adalah untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Yang keempat adalah untuk memberikan layananan yang prima. Pelayanan prima yang disebutkan dalam konteks ini adalah pelayanan yang memiliki standar kecepatan, ketepatan, keakurasian, transparansi, akuntabilitas, selalu informatif dan mudah diakses,” ungkap Dirkamsel korlantas Polri Brigjen Pol DR. Chryshnanda Dwi Laksana M.Si.


Pelayanan publik yang semakin efisien dari Korlantas Polri ini juga didukung oleh fasilitas dan peralatan yang semakin lengkap dan canggih. Layanan digital Polri ini sekarang telah tersedia di seluruh polda di Indonesia.


Dirkamsel korlantas Polri Brigjen Pol DR. Chryshnanda Dwi Laksana M.Si juga mengatakan bahwa Polisi menegakkan hukum itu bukan sekedar menyalahkan atau mencari kesalahan tetapi polisi berusaha untuk menyelesaikan konflik secara beradab karena hukum merupakan icon atau simbol peradaban. “Karena polisi adalah penegak hukum dan keadilan dan karena manusia adalah aset utama yang paling utama di suatu bangsa,” tegasnya.


Salah satu terobosan Korlantas Polri di tahun ini adalah SIM Internasional yang dipakai sebagai bukti legal izin mengemudi di mancanegara. SIM Internasional yang dikeluarkan oleh Kepolisian RI saat ini dapat dipakai mengemudi di hampir seluruh negara di dunia. Surat Izin Mengemudi atau SIM yang selama ini kita miliki adalah bukti registrasi dan identifikasi seseorang yang telah memenuhi syarat dalam mengemudikan kendaraan bermotor di Indonesia namun jika seseorang itu ingin mengemudi di luar negeri, wajib hukumnya memiliki SIM Internasional. Polri telah bekerjasama dengan banyak negara di dunia agar SIM dari Indonesia dapat dipakai di luar negeri.


Tidak banyak perbedaan SIM Internasional Indonesia dengan SIM biasa. Cara pembuatan SIM ini sangat mudah, permohonannya bisa dibuat melalui website. Syarat pengajuan SIM internasional yaitu pertama mendaftarkan diri melalui website SIM.korlantas.polri.go.id/sim-internasional. Di website ini pemohon harus mengisi nama lengkap, golongan SIM nasional, nomer SIM nasional dan tanggal kedatangan. Setelah itu permohonan diarahkan untuk mengisi data diri lengkap sesuai dengan KTP dan paspor.

Berkas persyaratan ini dapat diakses dan diunggah secara online dalam aplikasi SIM internasional. Setelah mengisi formulir pendaftaran, pemohon harus melakukan pembayaran melalui ATM, mobile banking, internet banking mauoun setor tunai. Setelah melakukan pembayaran, pemohon harus mencetak bukti registrasi dan bukti pembayaran.


Semua proses pendaftaran dan pembayaran dilakukan secara online. Jadi, ketika pemohon datang ke Korlantas Polri, pemohon hanya melakukan verifikasi dokumen sesuai dengan yang diisinya secara online sebelumnya seperti barcode pendaftaran, bukti pembayaran, KTP asli untuk WNI, KITAP untuk WNA, SIM nasional asli yang masih berlaku dan paspor asli. Selanjutnya, pengambilan foto dan sidik jari untuk dicetak ke dalam berkas SIM internasional. Jika calon pemohon sudah mendaftarkan diri secara online, hanya dibutuhkan waktu 15 menit untuk pengambilan SIMnya.


Jumlah warganegara pemilik SIM internasional Indonesia diprediksi akan semakin meningkat selain karena pembuatan SIM yang mudah, biaya pembuatannya juga cukup terjangkau.


Biaya pembuatan SIM internasional termasuk penerimaan negara bukan pajak atau PNBP. Biayanya sebesar 250.000 rupiah untuk pembuatan SIM baru dan 225.000 rupiah untuk perpanjangan SIM.


SiM internasional sangat dibutuhkan untuk WNI di luar negeri. Tanpa SIM internasional yang diakui, WNI yang mengendarai kendaraan akan terkena sangsi sesuai aturan negara setempat. SIM internasional Indonesia dibuat untuk memudahkan mobilitas WNI di mancanegara untuk bisa menggunakan kendaraan pribadi. SIM ini juga untuk memudahkan para traveler Indonesia yang ingin menjelajahi negara-negara di dunia tanpa tergantung dengan transportasi umum di negara yang dikunjungi.
Meskipun seseorang telah memiliki SIM internasional, pemegang SIM itu tetap dihimbau untuk menaati peraturan lalu lintas setempat yang mungkin berbeda dengan aturan lalu lintas di Indonesia demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *