Tantangan bagi Satlantas Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Road Safety

Pasca pembatasan sosial yang diterapkan beberapa bulan ini, penerapan pola kebiasaan baru masih perlu adaptasi dari masyarakat khususnya di area ruang publik. Adaptasi kebiasaan baru atau “new normal” ternyata belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat meskipun penderita dan korban Covid-19 terus bertambah.


Padahal, Instruksi Presiden No. 6 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 4 Agustus 2020, Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) mengatur agar ada sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Dan, Polri bersama TNI menjadi salah satu garda terdepan dalam menegakkan inpres tersebut.


Wakapolri pun menambahkan bahwa jika ada kapolsek yang tidak melaksanakan kegiatan pendisiplinan masyarakat atau kegiatan lainnya dalam rangka memotong rantai covid-19 ini maka akan diganti. Tak main-main, Wakapolri pun siap mengganti Kapolda jika ada Kapolres yang tidak serius bekerja dalam hal ini.,

Sejalan dengan pendisiplinan masyarakat, razia kendaraan yang dilakukan Satlantas menemui banyak pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Satlantas hanya menghimbau dan menyediakan masker bagi masyarakat yang belum menggunakannya. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Arman Achdiat yang mengatakan bahwa jajarannya tidak akan menindak pengendara tanpa masker karena itu hanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19.


“Penindakan itu hanya dilakukan terhadap pengendara yang melanggar dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kalau tidak menggunakan masker itu hanya sekadar imbauan saja,” ucap Arman, Rabu (22/7/2020).


Bersamaan dengan penerapan kebiasaan baru yang membuka kembali ruang gerak masyarakat dengan protokol kesehatan tertentu, Satlantas melakukan berbagai aksi himbauan kepada masyarakat. Bukan hal mudah, Satlantas berhadapan dengan perilaku ‘ngeyel’ sebagian masyarakat yang tetap tak mau mematuhi protokol Covid-19.


Aksi Satlantas Probolinggo dalam mengawal penerapan protokol Covid-19 juga terlihat di Probolinggo. Pencanangan gerakan Jatim Bermasker jajaran Satlantas Polres Probolinggo Kota menggelar berbagai kegiatan. Petugas yang membidangi kelalulintasan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo melakukan imbauan humanis terkait protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 kepada beberapa supir dan kernet bus serta penumpang di terminal Bus Bayuangga, Rabu (12/8).


Menyambut “New Normal”, Juli lalu Satlantas Polres Merauke pun melaksanakan razia pengguna kendaraan di Jalan Martadinata. Menurut Kasatlantas Polres Merauke, Iptu Ferry Mehue selain melakukan razia,, ia dan para anggotanya juga memberikan himbauan untuk menggunakan helm dan masker demi keselamatan berlalu lintas di jalan raya serta menghindari diri dari penyebaran Covid-19.

Menurutnya, masih banyak warganya yang belum mengetahui dan menaati aturan lalu lintas dan protokol kesehatan. Banyak yang masih enggan menggunakan helm dan masker. Ini yang mendorong para petugas untuk aktif memberikan edukasi dan sosialisasi.


Tak banyak aturan yang mengikat pengguna jalan untuk patuh pada protokol kesehatan. Tapi, demi kepentingan masyarakat, Satlantas tertantang untuk mengeluarkan strategi jitu dalam memberikan himbauan soal ini. (red/LW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *