Tekan Angka Kecelakaan Dengan Road Safety

Road Safety

Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Chryshnanda Dwilaksana mengatakan, lalu lintas yang aman, selamat, tertib,  dan lancar merupakan penjabaran atas tujuan program road safety. Pihaknya terus berusaha untuk menekan angka kecelakaan sekecil mungkin.

“Idealnya road safety adalah no accident. Walaupun tidak mungkin namun itulah bentuk perjuangan kemanusiaan,” ujar Chryshnanda kepada media.

Chryshnanda mengatakan, proses pencapaian dari tujuan road safety dapat ditunjukkan dari meningkatnya kualitas keselamatan, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, terbangunnya budaya tertib berlalu lintas serta adanya pelayanan yang prima di bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

“Perjuangan secara profesional memerlukan solidaritas sosial sebagai gerakan moral bagi kemanusiaan dan membangun sumber daya manusia sebagai aset utama bangsa,” tambah dia. 

Di era digital, lanjut dia, membangun sistem Teknologi Informasi untuk road safety merupakan keharusan. Program mencakup, Traffic Management Centre ( TMC) sebagai back office besar pendukung Road Safety Management, Safety and Security Centre (SSC) sebagai sistem pendukung safer road, Electronic Registration and Identification (ERI) sebagai sistem pendukung safer vehicle, Safety Driving Centre (SDC) sebagai sistem pendukung safer road users atau safer people.

“Ada juga Intellegence Traffic Analysis (INTAN) sebagai sistem pendukung post crash care, Traffic Attitude Record (TAR) kaitan dengan Etle dan sistem perpanjangan SIM maupun STNK dan TNKB, Smart management sebagai sistem pendukung pengelolaan secara virtual berbasis SOP,” tuturnya.

Menurutnya, cyber cops sebagai petugas yang mengawaki sistem pelayanan elektronik maupun virtual, algoritma road safety sebagai sistem analisa data dalam bentuk info grafis, info statistik maupun info virtual lainnya bersifat real time yang dapat diakses secara ontime maupun anytime. Intellegent road safety baik secara keseluruhan program road safety maupun pada media. Big data system dan one gate service melalui program k3i dalam call and comand centre maupun quick response time-nya. 

Terakhir, Sistem literasi road safety dan road safety coaching dalam menginspirasi, memotivasi, membina komunitas maupun memberi solusi akan masalah road safety

Sumber https://rmco.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *