Tengkar di Medsos, Satu Remaja Tewas Akibat Tawuran

Berita Peristiwa

Tawuran antar remaja di depan SPBU di Jalan Raya Parung-Ciputat RT 01/01, Curug, Bojongsari, Kota Depok, yang menewaskan satu remaja diduga dipicu dari pertengkaran di media sosial.

Kepala Satuan Reskrim Polrestro Depok, Komisaris Wadi Sabani mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, ada indikasi dua kelompok remaja berusia sekolah itu tawuran diawali dari media sosial. 

Kedua kelompok remaja itu juga sepakat memilih lokasi tawuran di depan SPBU di Jalan Raya Parung-Ciputat.

Wadi menambahkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari empat orang saksi. 

“Ada indikasi kedua kelompok pelajar yang tawuran ini sudah janjian terlebih dahulu melalui media sosial,” katanya. 

“Hal ini diperkuat dari kejadian pada dini hari dan tempat yang sudah ditentukan juga,” papar perwira jebolan Akpol 2003 ini.

Mantan Wakapolres Cirebon Kota ini menambahkan tim di lapangan masih memburu pembacok MS dan pelaku lainnya.

“Kami sudah mendapati ciri-cirinya. Sementara ini anggota masih bekerja dan mendalami penyelidikan di lapangan,” katanya.

Tawuran remaja itu terjadi pada Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 01.30 dan mengakibatkan MS (16) tewas dengan luka bacok, dan MI (19) yang terluka di tangan kirinya. 

MS dan MI adalah pelajar kelas XI di sebuah SMK di Kota Depok. 

Kapolsek Sawangan Komisaris Polisi Sutrisno SY mengatakan, dua kubu yang terlibat tawuran ini masih berstatus pelajar SMK.

Mantan ajudan Menaker RI ini menambahkan, MS meninggal akibat terluka parah bacokan senjata tajam di bagian punggung.

“Luka pada punggung korban terlalu dalam sehingga korban kehabisan darah dan meninggal dunia dalam perawatan IGD RSUD Depok,” katanya. 

“Sedangkan seorang lagi temannya selamat namun masih dalam perawatan intensif akibat terluka parah di pergelangan tangan kiri,” paparnya. 

Sumber poskota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *