Tol Cipali, 1.900 Kendaraan Truk ‘ODOL’ Ditertibkan

Berita

Tercatat sebanyak 1.900 kendaraan yang kelebihan kapasitas melintas baik dari arah Jakarta ke Jawa Tengah maupun sebaliknya di Tol Cipali.

Jumlah itu didapat dari operasi Over Dimension dan Overload (ODOL) yang dilaksanakan secara periodek setiap 3 bulan sekali sejak 2016.

Tujuan dari operasi ODOL ini, selain penertiban atau penindakan, juga untuk peningkatan keamanan pengendara yang melintasi Tol Cipali.

Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) Agung Prasetyo mengaku, dari total jumlah kendaraan yang mengalami kelebihan kapasitas dilihat dari alat timbang Weight In Motion (WIM) setiap kendaraan rata-rata kelebihan muatannya sebesar 14,7 persen.

“Operasi ODOL dan penindakan dilakukan pada kendaraan golongan 2 sampai golongan 5,” katanya, Sabtu (29/8/202).

Ia melanjutkan, operasi ODOL yang bekerjasama dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya dilakukan sebagai tindakan preventif untuk menciptakan jalan tol yang aman dan nyaman.

“Kami memasang alat timbang WIM di KM 74 dan KM 178 arah Jakarta dan arah Palimanan (Cirebon). Kami juga melakukan operasi pengawasan dan penindakan batas kecepatan melalui Speed Gun,” ujarnya.

Dia mengatakan, walaupun jumlahnya kecil masih ada kendaraan penumpang yang menaikkan dan menurunkan penumpang di ruas tol Cikopo – Palimanan (Cipali) dan pedagang asongan di beberapa titik.

“Kami harap pengguna jalan dapat mematuhi peraturan. Kendaraan yang melebihi muatan selain dapat memperpendek usia jalan, juga berbahaya bagi pengguna jalan lainnya hingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *