Truk Diesel Rusak Parah setelah Hantam Barrier Beton dan Tabrak Mobil Pikap di Boyolali

Peristiwa

 Satu unit truk diesel tanpa muatan mengalami rusak parah setelah menghantam barrier pembatas jalan yang terbuat dari beton. Bahkan truk tersebut sempat menabrak satu unit kendaraan pikap yang sedang berhenti. Peristiwa ini terjadi di pertigaan Wika jalan Semarang-Solo, tepatnya di Dukuh Pomah, Desa/ Kecamatan Mojosongo, Senin pagi (31/08/2020).

Kendati tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun sempat membuat arus lalu lintas dari arah Boyolali-Solo maupun sebaliknya, terhambat. Beruntung petugas Satlantas Polres Boyolali bertindak cepat mengurai kemacetan.

Kanit Laka, Ipda Utomo mewakili Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Dwi Panji Lestari mengungkapkan kecelakaan ini melibatkan antara truk bernomor Polisi H -1570- UE dan Pikap Grand Max AD-1940-MW.

“Kedua kendaraan berjalan dari arah barat atau dari arah Semarang,” kata Utomo.

Dijelaskan, kecelakaan ini bermula saat kendaraan truk yang disopiri Sutrisno (49), melaju yang melaju dari arah Semarang.

Sesampainya di tempat kejadian, warga Dukuh Kebun Taman, RT 02, RW 09, Desa Rowosari, Kecamatan Tembangan, Kota Semarang itu kehilangan kendali.

Truk tanpa muatan yang melaju ke arah Solo tersebut mendadak oleng ke kanan. Karena jarak yang terlalu dekat dengan pembatas jalan, benturan pun tak terhindarkan. Sejumlah barrier yang ada diatas median jalanpun menjadi sasaran.

“Selain menabrak barrier dari Cor beton tersebut, truk juga menabrak bagian bak belakang pikap grand max yang berhenti saat lampu merah,” imbuhnya.

Akibat kecelakaan ini bagian depan truk mengalami rusak parah. Kemudian, roda bagian depan kanan juga terlepas.

Adapun Pikap Grand Max yang dikendarai Aris Tri Haryanto (42) warga Kampung Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota rusak pada bagian pintu bak bagian kanan.

“Lima buah barrier yang terbuat dari cor beton yang ditabrak juga pecah. Serta ada satu patok penunjuk kilometer jalan patah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *