Video Viral Mobil Pikap Terguling ke Jurang Sedalam 100 Meter, Penumpang Melompat dan Selamat

Berita Peristiwa Road Safety

LUMAJANG. Sebuah video memperlihatkan mobil pikap dengan tiga penumpang di bak belakang jatuh ke jurang sekitar 100 meter.

Dalam video itu terlihat, mobil tersebut melaju saat tanjakan. Warga yang berada di sekitar jalan itu mengingatkan sopir agar berhenti.

Namun, mobil itu terus melaju dan selip. Sopir pun kehilangan kendali dan menabrak pohon.

Usai menabrak pohon, dua penumpang terpental ke ruas jalan. Mobil lalu terperosok ke jurang.

Seorang penumpang dan sopir terlihat keluar saat mobil terguling-guling ke dalam jurang.

Warga yang berada di sekitar lokasi terdengar histeris. Beberapa warga terdengar marah karena mobil itu sempat diminta berhenti.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga F mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Dusun Gedog, Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Pada malam sebelumnya, kawasan itu dilanda longsor. Sehingga, warga melakukan kerja bakti membersihkan sisa longsor.

Saat warga sedang membersihkan material longsor, mobil pikap itu melaju dari arah utara ke selatan.

“Saat kejadian, mobil dari arah berlawanan ada yang antre, nah sopir mobil pikap hitam itu kemudian menginjak gas agak dalam karena jalannya tanjakan,” kata Angga saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Mobil yang dikendarai Iswahyudi (40) itu hilang kendali saat melintasi jalan yang terdapat sisa bekas material longsor.

Mobil itu lalu menabrak pohon cemara dan terjun ke jurang sedalam 100 meter.

“Usai menabrak pohon, mobil nyemplung ke jurang,” kata dia.

Angga membenarkan, dua penumpang jatuh ke ruas jalan.

“Satu penumpang jatuh di jurang dan sopirnya berhasil keluar dari mobil saat mobil tengah terguling,” kata dia.

Angga menegaskan, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta.

“Kepolisian sudah mendatangi dan mengolah TKP, mengamankan barang bukti dan mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” kata Angga. (Red-RS)

Direpost dari Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *