Volume Kendaraan di Tol Cipali Mulai Berkurang, Arus Lalu lintas Masih Ramai Lancar

Berita Road Safety
https://5ee6b2ed234f4adb88120851a0df7ca5.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html?n=0

Literasi News – Menjelang akhir libur long weekend, arus lalu lintas di Ruas Tol Cipali mulai mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Namun jumlah kendaraan yang melintas masih terbilang ramai, hari Sabtu 31 Oktober 2020 pagi hingga pukul 9.00 tercatat 16.938 unit.

Sementara sehari sebelumnya, Jumat 30 Oktober 2020 jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 43 ribu atau mengalami kenaikan 20,46 persen dibandingkan arus lalu lintas harian pada hari yang sama. Jumlah tertinggi terjadi pada hari Rabu 28 Oktober sebanyak 67.021 dan hari Kamis 52.018 unit.

Demikian dikatakan General Manager Operation ASTRA Tol Cipali, Suyitno melalui siaran pers Sabtu 31 Oktober 2020. Ia mengatakan pada masa liburan panjang pihaknya telah menyiapkan manajemen lalu lintas situasional, berkoordinasi dengan Kepolisian melalui beberapa mekanisme.

Di antaranya pemasangan MWB (Median Water Barrier) dan Rubber Cone di lokasi depan res area (Tempat Istirahat & Pelayanan/TIP). Tujuannya, mencegah pengguna jalan parkir di bahu jalan sepanjang TIP yang bisa menyebabkan kemacetan.

Selain itu melakukan buka-tutup TIP apabila pengunjung sudah melebihi kapasitas dan terjadi kemacetan di akses masuk TIP. Pihaknya mengimbau pengguna jalan agar istirahat di TIP berikutnya atau keluar di gerbang tol terdekat . Setelah itu beristirahat atau mengisi BBM diluar jalan tol, selanjutnya bisa masuk kembali ke Tol Cipali, tarifnya akan sama dengan saat lansung tanpa keluar tol.

Suyitno juga mengimbau pengguna jalan aga menjaga kondisi kesehatan termasuk laju kendaraannya memenuhi batas kecepatan sesuai ketentuan , minimal 60 dan maksimal 100 km/jam. Dan di saat kondisi hujan kecepatan maksimal 70 KM/Jam. “Periksa tekanan ban sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bagi pengguna tol mengecek dan mengisi dulu saldo uang elektronik sebelum memasuki tol agar tidak terjadi kurang saldo saat transaksi di gardu. “berkendara hati-hati dan patuhi rambu-rambu lalu lintas agar perjalanan lancar, aman dan nyaman,” ujarnya. (Red-RS)

Repost news.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *